12 April 2020

F1 mungkin diselenggarakan di Argentina

F1 mungkin akan kembali diselenggarakan di Argentina, terakhir dilaksanakan pada tahun 1998 dan telah dibangun sirkuit baru yang berlokasi di Zarate, sekitar 80 Km dari Buenos Aires. Kesuksesan tim Populous saat mendesain ulang trek Silverstone di Inggris dan mengerjakan sikuit F1 di India.

Rhodes Kepala tim Populous mengatakan mereka dalam kurun lima tahun terakhir telah mengembangkan piranti teknologi, perangkat lunak dan teknik desain melalui simulasi untuk menguji fisik sirkuit.

Argentina mengukir juara melalui pembalap Juan-Manuel Fangio yang menyandang gelar juara dunia 5 kali dari tahun 1951 dan 1954 – 1957). Era 50-an, Argentina mempunyai banyak pembalap yang berlaga fi F1, yaitu :
  • Oscar Galvia (1953)
  • Jose Froilan Gonzales (1950-1960)
  • Ono Morimon (1951-1954)
  • Carlos Menditeguy (1953-1959)
  • Robert Mieres (1953-1954)
Dari nama diatas mereka tidak satu pun meraih prestasi dahsyat. Era 70-an muncul Carlos Reutemann dengan prestasi cukup menggembirakan. Meski tidak sekalipun menyandang juara dunia, ia pernah menduduki runner up dunia pada 1981 bersama tim Williams dan 3 kali peringkat ketiga dunia (75,78, dan 80).

Negara yang berambi untuk melaksanakan F1 selain Argentina adalah Austria dan New Jersey, Amerika.

17 Maret 2020

Mobil Mewah Mencari Celah

Merek-merek yang terkena getah PPnBM 125% diperkirakan akan mengubah fokus mereka ke mobil-mobil berkapasitas mesin lebih rendah.

Setelah tak jelas rimbanya sejak dicetuskan tahun lalu, akhirnya ada selintas petunjuk soal kepastian penaikan pajak penjualan barang mewah (PPnBM), dengan mobil-mobil mahal sebagai target operasi utamanya. Sederet pabrikan pun bersiap menyambut dan mencari celah agar penjualan mereka tetap moncer meski kelak diterpa pajak teramat besar.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-lah yang mengungkapkan pemerintah bakal mengubah peraturan terdahulu tentang PPnBM bagi kendaraan bermotor, dari semula 75% menjadi 125%. ‘Berlaku bulan depan (April)’, tulis SBY pada Jumat (21/3) melalui akun Twitter @SBYudhoyono.

Kendaraan bermotor yang terkena besaran pajak baru tersebut, lanjut SBY, ialah mobil jenis sedan atau station wagon. ‘(Yang terkena ialah mobil bermesin) 3.000 cc untuk motor bakar cetus api (bensin) dan 2.500 cc untuk bahan bakar nyala kompresi (diesel)’, tutupnya.

Para agen tunggal pemegang merek (ATPM) yang menjadi ‘sasaran tembak’ PPnBM baru pun langsung memasang kuda-kuda. Dengan PPnBM kian tinggi, pertumbuhan pasar mobil-mobil kelas atas dengan harga pembuka Rp500 jutaan itu memang diprediksi akan mandek untuk beberapa saat.
“Terlalu idealistis jika kami mengatakan tidak ada pengaruhnya terhadap pasar mobil premium,” ujar Managing Director of Eurokars Artha Utama Christoph Choi kepada Media Indonesia, Selasa (1/4), di Jakarta.

Eurokars Artha Utama merupakan ATPM Porsche di Indonesia.
Christoph menilai pada tahun ini pertumbuhan segmen mobil premium akan melambat, tetapi bakal kembali pulih setelah beberapa saat.

“Semua bergantung pada perilaku konsumen. Apalagi tahun ini ada pemilu,” tukasnya.
Senada dengan Porsche, Infiniti memperkirakan stagnasi dari segmen yang berkontribusi kurang dari
1% terhadap bobot pasar roda empat nasional itu. “Saya tidak berpikir volume (penjualan) akan meningkat.

Setahun ini penjualan akan melambat,” papar Wakil Presiden Direktur Pemasaran dan Penjualan Nasional PT Nissan Motor Indonesia Yoshiya Horigome, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan deselerasi penjualan juga terkait dengan perubahan strategi beberapa produsen mobil yang merakit produk mereka di dalam negeri. Merek-merek yang terkena getah PPnBM 125%, jelas Horigome, akan mengubah fokus mereka ke mobil-mobil berkapasitas mesin lebih rendah.

“Butuh satu sampai dua tahun.
Karena itu, pabrikan yang dapat memberikan respons tercepat terhadap kondisi inilah yang akan unggul nantinya,” pungkasnya lagi.

Berbeda dengan kedua kompatriot mereka, ATPM Jaguar-Land Rover di Tanah Air masih optimistis akan adanya pertumbuhan penjualan di tahun kuda kayu meski tidak sehebat biasanya. Wakil Direktur PT Grand Auto Dinamika (GAD) Lisa Wijaya mengungkapkan kelompok mobil premium di industri otomotif nasional dalam kondisi ‘normal’ bisa tumbuh hingga 7% per tahun secara rata-rata. “Untuk tahun ini mencapai 5%-6% masih bisa,” ucapnya, akhir bulan lalu di Jakarta.

BMW cukup percaya diri dengan tetap mengincar pertumbuhan penjualan perusahaan hingga dua digit seperti pada 2013. Sekarang pun mayoritas penjualan BMW berasal dari produk di bawah 3.000 cc. Persentasenya sekitar 90%,aku Presiden Direktur BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan pascapeluncuran All-New BMW X5, belum lama ini.

Maksimalkan model lain Lalu bagaimana strategi spesifik mereka untuk menyikapi kebijakan pemerintah perihal PPnBM?

InĂ¯¬niti, Porsche, dan Land Rover mengaku akan memperbanyak pemasaran dan penjualan modelmodel dengan kapasitas mesin yang tak terkena PPnBM 125%.

“Tidak semua model kami terimbas oleh PPnBM. Kami punya mobil di bawah 3.000 cc di Indonesia seperti Cayman 2.7 L, Boxster 2.7 L, juga Panamera S,” kata Christoph tentang strategi Porsche. Horigome menandaskan, Inti akan lebih fokus di produk-produk mobil bermesin kurang dari 3.000 cc.

“Kami akan memperkenalkan mobil kami yang berada di bawah 3.000 cc,” sambung Horigome.

Itu agak berbeda dengan yang dilakukan NMI terhadap merek Nissan yang produknya tak melulu premium. Menurut Horigome, Nissan akan mengalihkan pemosisian MPV Elgrand 3.5 L dari entry level ke high grade dan bergerak lebih trengginas di varian 2.5 L.
“Tak apa-apa kami kehilangan bisnis di 3.5 L, tapi yang 2.5 L akan meningkat,” ujarnya.

Hampir sama dengan Nissan, Mazda juga mengaku tetap melanjutkan penjualan produk mereka yang berkapasitas mesin 3.000 cc ke atas, CX-9, tanpa mengejar target volume. "CX-9 kami lebih ditujukan untuk penguatan brand, bukan vol ume maker dari awal," aku Manajer Pemasaran PT Mazda Motor Indonesia Astrid Ariani Widjana di sela-sela Otomotif Award 2014, penghujung Maret di Jakarta.

Pasar yang tipis memang membuat pengaruh penaikan PPnBM sepertinya tak terlalu menggalaukan sua sana hati pabrikan mobil premium. Benar atau tidaknya, barangkali menarik kalau kita tunggu saat aturan baru itu betul-betul diterapkan. (S-2/MEDIA INDONESIA,10/04/2014, HAL : 22-23)

24 Agustus 2017

Pengusaha Rental Mobil Jakarta Barat Belum Bayar Pajak Kendaraan

Beberapa perusahaan rental mobil yang berdomisili di Jakarta Barat belum melakukan daftar ulang atau belum membayar pajak kendaraan bermotor (PKB.

Informasi yang didapatkan melalui situs kompas.com tanggal 23 Agustus 2017 pada url http://megapolitan.kompas.com/read/2017/08/23/14020431/ratusan-mobil-rental-di-jakbar-belum-dilunasi-pajaknya

Sekitar 300 unit lebih mobil rental yang belum dibayar pajaknya atas nama perusahaan penyewaan mobil, kata Bapak Elling Kepala Unit PKB dan BBNKB Kota Administrasi Jakarta Barat Elling Hartono di daerah Kebon Jeruk dan Cengkareng, Jakarta Barat.

12 Januari 2016

Angkutan dan Barang Ikut Turun Harga

Tren harga minyak dunia diprediksi masih akan rendah hingga akhir 2018 sebagai akibat dari pasokan minyak di pasar global yang berlebih.

PENURUNAN harga BBM, terutama solar, yang menjadi Rp5.650/ liter dan premium menjadi Rp7.050/liter diharapkan menjadi pemantik bagi penurunan tarif angkutan dan harga barang sehingga lebih menggairahkan sektor produktif.

Plt Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Sugihardjo mengimbau pelaku usaha dan Organda agar segera menyesuaikan tarif angkutan.

24 Oktober 2015

Ulasan Mengenai Bisnis Rental Mobil

Pengusaha Rental Mobil berpendapat bahwa menjalankan usaha jasa penyewaan mobil merupakan sebuah pekerjaan yang didalam pelaksanaannya selalu didasarkan pada prinsip-prinsip kesepakatan antara konsumen dan pemilik usaha.

Sejalan dengan tuntutan perkembangan lingkungan bisnis berbagai perbaikan dan penyempurnaan Standar Pelayanan Konsumen maupun etika staff dan karyawan, agar konsumen merasa dimanjakan dan merasa menjadi seorang raja.

23 Desember 2014

Kali Angke Dikeruk, Warga Lega

Banjir yang masih bakal melanda Jakarta terus diantisipasi oleh pemerintah provinsi, kota, hingga tingkat kelurahan. MUSIM hujan tiba dan banjir pun kembali mengancam Jakarta. Berbagai upaya dilakukan un tuk meminimalisasi bencana yang selalu melanda Ibu Kota itu, antara lain menormalisasi aliran sungai dengan cara mengeruk lumpur dan menertibkan bangunan di bantarannya.

Normalisasi sungai tidak hanya dilakukan pada aliran Sungai Ciliwung, tetapi juga di sejumlah sungai lain yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan penyempitan karena diserobot warga untuk mendirikan bangunan. Salah satu sungai atau kali yang kini tengah dikeruk akibat pendangkalan ialah Kali Angke yang berada di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

20 Desember 2014

DKI JAKARTA Bus Tingkat Hibah untuk Angkut Pemotor

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mendapat hibah lima bus tingkat dari Tahir Foundation. Nantinya kelima bus tingkat itu akan dikelola badan usaha milik daerah (BUMD) PT Transportasi Jakarta (TJ). “Bus itu akan dioperasikan pada jalur larangan sepeda motor melintasi sepanjang Bundaran HI-Jl Medan Merdeka Barat,“ kata Kepala Dinas Pehubungan DKI Muhammad Akbar, kemarin.

Akbar mengatakan, meski dikelola BUMD PT TJ, bus tingkat tidak akan melintas di jalur khusus. Sama seperti bus tingkat lain, kelima bus itu juga akan melintas di jalur kiri. Dia menyebutkan bus ha nya akan menurunkan dan menaikkan penumpang dari halte.

07 November 2014

BALAI KOTA DKI Pajak Reklame akan Diturunkan

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta berencana menurunkan tarif pajak reklame karena pengusaha cenderung memasang di pinggir kota setelah penaikan empat kali lipat pada April lalu. Tingginya tarif pajak reklame membuat penerimaan sangat rendah tahun ini yakni hanya 27 persen (Rp659 miliar) dari target sebesar Rp2,4 triliun.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan pihaknya menaikkan tarif pajak reklame empat kali lipat dengan tujuan meminimalisasi iklan di luar ruangan terkait dengan penataan tata ruang. Saat itu, Pemprov DKI berharap pengusaha beralih memasang iklan dalam bentuk light emitting diode (LED).

30 Oktober 2014

Selada Betawi Asli Jakbar Siap Populer

VARIETAS baru yang sedang dikembangkan Pemerintah Kota Jakarta Barat, yakni selada betawi, siap populer. Tanaman tersebut memiliki keunggulan lebih renyah dan akan menjadi primadona bagi para penggemar sayuran. Bagi pedagang, selada betawi juga menguntungkan karena memiliki karakteristik massa yang lebih berat ketimbang sayuran sejenisnya.

Apabila kita melongok sejarah pada 2001, seorang petani di kawasan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap pengembangan jenis tanaman sayuran mencoba mengembangkan beberapa varian tanaman selada.

13 Oktober 2014

Selamatkan Jakarta Mulai dari Pesisir

ANCAMAN tenggelamnya Jakarta dengan cepat bukan tanpa alasan, sebab permukaan tanah Ibu Kota saat ini mengalami penurunan kurang lebih 7,5 cm per tahun. Bahkan, di beberapa tempat, terutama di Jakarta Utara, penurunannya berlangsung lebih parah, yakni 21 cm per tahun.

Penyedotan air tanah yang banyak digunakan sebagai air minum disebut sebagai salah satu penyebab utamanya. Jika kondisi ini terus berlanjut selama 25 tahun, jalanan di Jakarta akan berada beberapa meter di bawah permukaan laut. Situasi yang sangat berbahaya dan mengancam kehidupan jutaan penduduk.

20 September 2014

PEMPROV DKI 2015, Taksi Pakai Bahan Bakar Gas

Tahun depan di Jakarta tidak ada lagi BBM bersubsidi. Supaya biaya bahan bakar rendah, diganti dengan yang murah dan ramah lingkungan, BBG. SELURUH taksi di Ja kar ta akan diberi ban tuan converter kit untuk penggunaan bahan bakar gas (BBG) seiring dihapuskannya penjualan ba han bakar minyak (BBM) di Ibu Kota mulai 1 Januari 2015.

Bantuan diberikan agar ke bijakan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI itu tidak mematikan usaha angkutan, termasuk tak si. Adapun pengganti bahan bakar untuk angkutan umum lainnya belum ada me kanismenya.

04 September 2014

DPRD Minta Penyelidikan Trans-Jakarta Diperdalam

WAKIL Ketua sementara DPRD DKI Jakarta Muhamad Taufik berharap Kejaksaan Agung memperdalam penyelidikan atas kasus dugaan korupsi pada pengadaan bus TransJakarta agar semua orang yang terlibat bisa dijerat. Hal itu ia katakan menyangkut banyaknya angkutan massal tersebut yang bermasalah.Misalnya rusak saat beroperasi, mengalami kecelakaan lalu lintas, terbakar, bahkan rusak saat baru dibeli.

Berdasarkan catatan, beberapa bulan terakhir terdapat 15 bus Trans-Jakarta, baik yang baru maupun yang lama, terbakar. Terakhir, bus gandeng terbakar di Halte AlAzhar, Jakarta Selatan, Kamis (28/8) . “Kejagung harus proaktif. Ini kan sudah tambah bukti.

17 Agustus 2014

AMBHARA HOTEL JAKARTA Berdesain Eropa yang Unik

AMBHARA Hotel ialah butik hotel berbin tang 4 dengan standar internasional yang berdiri sejak 5 Desember 1994. Hotel dengan desain Eropa yang unik ini mengutamakan pelayanan berstandar internasional dengan keramah-tamahan Indonesia dan profesionalisme yang tinggi, juga dengan jumlah kamar sebanyak 222 kamar dilengkapi dengan meja kerja terpisah yang efisien dan memiliki saluran TV kabel, sambungan telepon langsung internasional, sambungan wi-fi internet berkecepatan tinggi, ruang tamu, minibar, dan safe deposit box.

Ambhara Hotel terletak di Jl Iskandarsyah Raya No 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sangat dekat dengan area Jalan Sudirman, pusat perbelanjaan Pasaraya, daerah hiburan Ke mang, dan Jakarta Convention Center Senayan. Akses yang mudah menuju ke kawasan segitiga emas (Sudirman-Gatot Subroto-Kuningan) Pusat Niaga Sentral, Stasiun Gambir, dan 45 menit arah menuju ke Bandara Internasional Soekarno¬Hatta Cengkareng.

02 Juli 2014

Berbelanja dan Naik Bus tanpa Uang Tunai

Pada 6 Juli, bus-bus di London mulai menggunakan transaksi nontunai. Untuk membeli tiket, penumpang cukup membawa kartu debit dan kredit. ANGAN-ANGAN untuk menjadikan masyarakat bebas uang tunai sepertinya semakin di depan mata.

Pelanggan sekarang dapat mencicipi masa depan tanpa uang kertas dan koin untuk melakukan transaksi. Suatu kawasan ritel di Manchester Selatan, Inggris, mulai bereksperimen dengan memberlakukan satu hari bebas uang tunai. Pada hari itu, pembelanja diharuskan bertransaksi nontunai.

18 Juni 2014

Truk Bermuatan Berlebih Mulai Dibatasi

Dalam Pasal 8 ayat 1 pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2007 tentang Kendaraan Peti Kemas di Jalan dijelaskan bahwa kendaraan yang diizinkan melintasi ruas Tol Ir Wiyoto Wiyono memiliki berat maksimum 10 ton. Dikhawatirkan, beban berlebih akan mengganggu konstruksi jalan tol.

PENGELOLA Tol Ir Wiyoto Wiyono, PT Citra Marga Nusa Phala (CMNP) mengeluhkan pembengkakan biaya perbaikan tol sejak enam tahun terakhir hingga mencapai 300%. Dengan alasan itu, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sejak 5 Juni 2014, mulai menyosialisasikan pelarangan melintas bagi truk dengan muatan lebih dari 10 ton.

23 Mei 2014

Konsumsi BBM bakal Dibatasi

Ketimbang menaikkan harga, pemerintah memilih membatasi penjualan BBM bersubsidi di SPBU. KARENA tersandera oleh pembengkakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) tahun ini yang menembus Rp75 triliun, pemerintah berencana membatasi penjualan BBM bersubsidi di masyarakat.

Opsi itu dipilih karena pemerintah tidak mungkin menaikkan harga BBM bersubsidi, lantaran situasi tahun politik.
“Periode ini bukan periode yang mudah (untuk menaikkan harga BBM) karena bulan depan pemilihan presiden.
Kami realistis tahun ini,“ kata Menteri Keuangan Chatib Basri dalam rapat kerja Badan Anggaran DPR RI bersama Menteri PPN-Kepala Bappenas dan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, kemarin.

12 April 2014

Pesawat Khusus Kepresidenan RI Tiba di Halim Perdanakusuma

Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 yang dipesan khusus untuk operasional Presiden Republik Indonesia, mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (10/4).

Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengatakan, pembelian pesawat khusus Kepresidenan ini adalah untuk kelancaran perjalanan dinas Presiden dan penghematan keuangan negara. Menurut Sudi, pemerintah sebelumnya selalu menyewa pesawat dari perusahaan penerbangan komersial untuk perjalanan dinas dalam dan luar negeri.

22 Maret 2014

Sopir Keluhkan Sempitnya Jalur

MESKI sudah bermetamorfosis menjadi terminal modern, Terminal Manggarai masih memiliki kendala. Para sopir angkutan umum mengeluhkan sempitnya jalur trayek angkutan. Nico, 26, sopir metromini 62 jurusan Manggarai-Pasar Minggu, mengungkapkan dengan adanya tiga jalur di Terminal Manggarai untuk setiap angkutan, jalur terminal semakin sempit. Menurutnya, selain sempit, jalur trayek itu pun kurang panjang sehingga menyebabkan antrean panjang kendaraan di jam-jam sibuk. Bahkan, lanjut dia, antrean kendaraan bisa terjadi sepanjang Pasar Rumput hingga Terminal Manggarai.

“Dengan satu jalur untuk metromini, ini sulit. Kami harus mengantre kalau yang di depan enggak jalan-jalan. Bahkan kalau sore (antrean) sampai ke Pasar Rumput,” ujarnya. Dia juga mengungkapkan, lahan Terminal Manggarai yang lebih luas malah diperuntukkan kantor petugas terminal, sedangkan untuk jalur terminal kurang luas. “Yang penting jalur jangan sempit seperti ini, kita jadi kekurangan lahan,” katanya.

22 Februari 2014

DKI JAKARTA Bus Trans-Jakarta masih Telat Datang

KEDATANGAN bus TransJakarta di setiap halte masih lambat. Calon penumpang angkutan umum itu harus menunggu kedatangan bus rata-rata 15 menit, atau jauh dari target Gubernur DKI Joko Widodo, yakni 5-7 menit.

Berdasarkan pantauan pada Rabu (19/2), akibat bus terlambat datang, terjadi antrean panjang calon penumpang di beberapa halte pada rute Harmoni-Lebak Bulus ataupun HarmoniPulo Gadung. Antrean lebih panjang terjadi pada saat jam berangkat dan pulang kerja.

02 Februari 2014

Jakarta : Tarif Angkot Melonjak 300 Persen

Genangan air yang menghadang di sejumlah titik jalanan Jakarta berdampak pada ongkos angkutan umum. Penaikan tarif itu ditetapkan sepihak oleh sopir. Alasannya, mereka harus mempertaruhkan mesin kendaraan saat menerobos genangan demi mengantar penumpang ke tempat yang dituju.

Herawati, 51, mengakui angkot nomor B12 yang ditumpanginya memungut bayaran hingga Rp 10 ribu. Padahal sehari-harinya, tarif angkot itu hanya Rp 3.000 untuk perjalanan dari Kedoya ke Pasar Pasing, Jakarta Barat. "Naik ceban (Rp 10 ribu). Ada yang jadi Rp 15 ribu. Katanya sih gara-gara banjir," katanya.